Kesehatan

Jangan Khawatir Herpes Zoster Dapat Dicegah

Jangan Khawatir Herpes Zoster Dapat Dicegah

Herpes zoster adalah infeksi virus yang terjadi karena reaksi dari virus varicella-zoster. Biasanya dapat diamati dengan timbulnya ruam dermatom yang cukup menyakitkan. Gejala biasanya dimulai dengan rasa sakit di sepanjang dermatom yang terkena, yang diikuti dalam 2-3 hari oleh erupsi vesikular. Bila ingin sembuh dari penyakit ini dapat dengan cara mencegah herpes zoster melalui pengobatan dengan obat antivirus seperti asiklovir, famciclovir, dan valacyclovir yang diberikan dalam 72 jam setelah gejala herpes zoster muncul.

Medicinenet.com

Dilansir dari emedicine.medscape.com, reaksi virus varicella-zoster (VZV) yang tetap tidak aktif di dalam ganglia akar dorsal, seringkali selama beberapa dekade setelah paparan awal pasien terhadap virus dalam bentuk varicella (cacar air), menghasilkan herpes zoster (herpes zoster). Cacar air terselesaikan, setelah itu virus tetap berda dalam tubuh dengan kondisi tidak aktif di sel-sel saraf. Ketika diaktifkan kembali, ia bergerak dari tubuh saraf ke ujung di kulit, menghasilkan lepuh. Namun hingga kini masih belum ditemukan pasti apa penyebab virus aktif lagi.

Faktor risiko aktifnya kembali sejauh ini diketahui karena usia seseorang yang sudah terlalu tua, fungsi kekebalan tubuh yang buruk, dan pernah menderita cacar air sebelum usia 18 bulan. Seperti yang sudah dijelaskan virus tetap berada di dalam tubuh atau kemudian diaktifkan kembali tidak dipahami dengan baik. Paparan virus pada lepuh dapat menyebabkan cacar air pada seseorang yang belum mengidapnya, tetapi tidak akan memicu herpes zoster. Diagnosis biasanya didasarkan pada tanda dan gejala seseorang. Virus Varicella zoster tidak sama dengan virus herpes simpleks. Namun, mereka berasal dari keluarga virus yang sama.

Cara mencegah herpes zoster dengan vaksinasi yang dapat mengurangi risiko herpes zoster hingga 50% hingga 90%. Tergantung pada vaksin yang digunakan. Ini juga mengurangi tingkat neuralgia postherpetic, dan jika herpes zoster terjadi di tingkat keparahannya. Jika herpes zoster berkembang, obat antivirus seperti asiklovir dapat mengurangi keparahan dan durasi penyakit jika dimulai dalam 72 jam setelah munculnya ruam. Bukti tidak menunjukkan efek antivirus atau steroid yang signifikan terhadap tingkat neuralgia postherpetic. Parasetamol, NSAID, atau opioid dapat digunakan untuk membantu mengatasi nyeri akut.

Diperkirakan sekitar sepertiga orang mengembangkan herpes zoster di beberapa titik dalam hidup mereka. Meskipun lebih umum di antara orang tua, anak-anak juga bisa terkena penyakit ini. Jumlah kasus baru per tahun di Amerika, berkisar antara 1,2 hingga 3,4 per 1.000 orang-tahun di antara orang sehat hingga 3,9 hingga 11,8 per 1.000 orang-tahun di antara mereka yang berusia di atas 65 tahun. Sekitar setengah dari mereka yang hidup hingga usia 85 akan memiliki setidaknya satu serangan, dan kurang dari 5% akan memiliki lebih dari satu serangan. Penyakit ini sudah dikenal sejak zaman kuno.

Cara mencegah herpes zoster yang efektif adalah Dengan cara mengkonsumsi acetaminophen atau ibuprofen. Namun jangan terlalu berlebihan, gunakan secukupnya saja. Untuk mengobati anak-ana yang terserang herpes zoster hindarilah aspirin. Karena aspirin bisa meningkatkan resiko sindro reye. Biasanya masyarakat awam juga mengbati dengan cara mengoleskan krim. Ini juga kurang tepat. Jadi saatu-satunya tindakan yang pas adalah dengan berkonsultasi kepada dokter.

Melalui artikel ini kamu telah belajar memahami tentang herpes zoster. Harapannya kamu sehat selalu kedepannya. Bagilah informasi ini kepada orang-orang disekelilingmu agar mereka juga tahu lebih dalam tentang herpes zoster.

Sumber: alodokter.com